RC Engine
RC Engine sudah banyak dilirik akhir akhir ini, mulai dari skala 1:10 sampai skala 1:8. Diantara beberapa skala dan merk banyak perbedaan penggunaan engine. Terutama engine standart pabrikan. Mulai dari mbahnya RC "Kyosho" Sampai yang memperkenalkan RC cepatnya "Traxxas" sudah banyak yang memproduksi RC Engine.
Okay, lets go for another start...
Tipe Engine :
- Engine .12 (Pro Onroad 1:10)
- Engine .15 (Standard Onroad 1:10)
- Engine .18 (Pro & Standard Offroad 1:10)
- Engine .21 (Pro & Standard Onroad / Offroad / Monster 1:8)
- Engine .28 (Pro & Standard Onroad / Offroad / Monster 1:8)
Fuel
Bagian yang paling krusial dalam sebuah RC Engine adalah FUEL. Salah perhitungan tentang fuel, Engine bisa Overheating, dan akhirnya kepadatan Kompresi menurun. Itulah yang biasa terjadi sekarang. Jadi pemilihan Fuel bukan karena dianjurkan toko atau direkomendasikan teman yang sebenarnya belum tau banyak tentang fuel tsb.
Pemilihan Fuel :
Fuel diklasifikasikan di rata - rata 4 persentase nitro.
- 16%
- 20%
- 25%
- 30%
Kadang kadang ada user baru RC Engine yang datang ke Toko untuk membeli fuel dengan modal "RC ane bla bla bla koh, bagusnya pake fuel apa ya?" dan si kokoh penjual pun bilang "Pakai merk ini aja mas 30%" padahal Engine si user adalah engine kecil yang rekomendasi sebenarnya diisi fuel 16% - 20%.
Nah! Hasilnya, RC pun dimainkan, diajak kebut - kebutan, dan akhirnya RC mati sendiri karena Overheating.
Rekomendasi Fuel :
- Engine Kecil (.12 - .18) dengan pemakaian Fun disarankan memakai fuel 16%
- Engine Besar (.21 - .28) dengan pemakaian Fun disarankan memakai fuel 25%
Untuk pemakai engine Pro, biasanya memiliki alasan khusus untuk memilih fuel merk apa dan berapa persen. Jadi saya tidak berani sarankan.

Klasifikasi Engine berdasarkan Nomernya (.1x / .2x)
Engine memiliki karakteristik yang berbeda di tiap ukurannya. Boleh saja engine .15 ada yang ber 'cc' besar, namun apakah cocok dengan kit yang digunakan? Nah mungkin klasifikasi dibawah bisa sedikit memberikan gambaran untuk ente memilih engine berapa untuk kit apa.

- Engine .12 : Biasanya lebih cocok dipake di kit onroad yang menginginkan Torsi / Tarikan dan Top Speed yang mantap.
- Engine .15 : Biasanya dipakai di kit Onroad, engine ini kebanyakan standard dan jarang dipakai untuk race / kompetisi.
- Engine .18 : Biasanya dipakai di kit Offroad yang selalu mengandalkan Torsi / Tarikan yang mantap, namun kalah bila diajak mencari Top Speed (dibanding engine .12).
- Engine .21 : Biasanya dipakai di kit Buggy / Onroad / Monster Truck di skala 1:8. Tarikan dan Top Speednya sangat cocok dipakai di 2 kit tsb.
- Engine .28 : Biasanya dipakai di Engine Truggy atau Monster Truck. Torsinya yang lebih diandalkan untuk menarik Truggy / Monster yang Bannya besar - besar.

Komentar
Posting Komentar